Jumat, 14 Juni 2013

Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata



Ditulis kembali dari artikel sebuah koran harian RADAR BANDUNG edisi hari Sabtu tanggal  4  November  2006 :

NAMA-NAMA JALAN DIGANTI

sumber : KORAN RADAR

Itoc berembuk dengan masyarakat

CIHANJUANG – Sejumlah nama-nama jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kota dipastikan akan diganti pihak Pemerintah Kota (Pemkot Cimahi). Pergantian nama jalan itu telah disetujui DPRD Kota Cimahi dalam rapat Paripurna baru-baru ini. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 13 tahun 2006 tentang nama-nama jalan dan prasarana umum pasal 2 pemberian nama jalan dimaksudkan untuk memberi penghargaan kepada jasa seseorang atas perjuangannya.

Maka dari itu, Pemkot Cimahi memilih pemberian nama jalan dari pahlawan yang pernah berjuang untuk Kota Cimahi. Sedangkan pahlawan yang namanya bakal diabadikan sebagai nama jalan adalah : Jendral Amir Mahmud, HMS Mintaredja SH, Rd Demang Hardjakusumah, KH Usman Damiri, Hj. Julaeha Karmita, Daeng Muhammad Ardiwinata, Mahar Martanegara, Embang Arthawijaya, Wiganda Sasmita dan Encep Kartawiria.
Walikota Cimahi Itoc Tochija mengatakan, pembahasan nama Pahlawan yang bakal diabadikan sebagai nama jalan harus terlebih dahulu melalui persetujuan dari tokoh-tokoh di Kota Cimahi. Maka dari itu, penetapan nama jalan akan dilakukan secara bertahap.

“Penetapan nama jalan bakal ditetapkan pada 10 November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan tahap selanjutnya bulan Juni dan Agustus,” terangnya saat melakukan pembahasan nama jalan dengan tokoh masyarakat diruang rapat Walikota, kemarin.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Puser Paguyuban Pasundan H. Syafei, Ketua LVRI H.O Suyuti, Tokoh Otonom Kota Cimahi Daan Sugandha, Ketua GNPK Oland Siswanto, Ketua KNPI Kota Cimahi Muhya dan tokoh agama beserta Pejabat dari seluruh dinas yang ada di lingkungan Pemkot Cimahi.
Sementara itu, pembahasan penetapan nama pahlawan yang namanya bakal diabadikan sebagai nama jalan berjalan cukup a lot. Para tokoh masyarakat mengusulkan beberapa nama pahlawan yang bakal diabadikan untuk jalan nasional.

Alhasil, pertemuan tersebut menetapkan beberapa nama jalan nasional yang diganti namanya. Yakni , Jalan Raya Cibeureum namanya berubah menjadi Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata, Jalan Padasuka berubah namanya menjadi Jalan Jendral H. Amir Mahmud. Sedangkan jalan kota yang diganti adalah Jalan Citeureup berubah namanya menjadi Jalan Encep Kartawiria, Jalan SMP berubah namanya menjadi Embang Arthawijaya, Jalan Pasar Atas menjadi Jalan Hj. Julaeha Karmita dan jalan didepan Pemkot Cimahi berubah namanya menjadi Jalan Rd Demang Hardjakusumah. Dipastikan beberapa nama jalan di Kota Cimahi bakal berubah namanya.




Koleksi Pribadi Daeng Muhammad Ardiwinata


Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Djumena Warga Sutisna meminta kepada Pemkot Cimahi agar menetapkan nama jalan pada tanggal 10 November 2006 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. “Apabila dikukuhkan pada tanggal 10 November sangat bagus momentnya, maka dari tu saya meminta kepada Pemkot Cimahi untuk mengukuhkan pada hari bersejarah tersebut,” ujar Ketua Dwan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Cimahi ini.

Ia melanjutkan, DPRD sendiri telah menyetujui diubahnya beberapa nama jalan di Kota Cimahi lewat paripurna DPRD Kota Cimahi lewat sidang Paripurna DPRD Kota Cimahi beberapa waktu yang lalu. “Saat ini yang perlu dilakukan Pemkot Cimahi adalah melakukan pergantian nama jalan lama secepatnya. Sebab, nama jalan baru sudah disahkan didalam Paripurna,” terangnya.

Dilain pihak, Ketua Puser Paguyuban Pasundan, H. Syafei sangat mendukung upaya Pemkot Cimahi mengubah nama-nama jalan yang sudah ada. “Sebab, itu bertujuan untuk menghargai para pejuang asal Kota Cimahi,”tandasnya. (bwo)




sumber : Koran Harian RADAR BANDUNG hal 16

sumber : Koran Harian RADAR BANDUNG hal. 20




Sumber :
Koran Harian RADAR BANDUNG edisi Hari Sabtu tanggal 4 November 2006 halaman 16 dan 20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar